Manfaat Cabai

cabai

Apakah Anda suka rempah-rempah? Berapa banyak cabai yang bisa Anda makan setiap hari? Pernahkah Anda bertanya-tanya apakah anak memiliki manfaat atau tidak? Ini karena Chile, yang juga dikenal dengan Chile, adalah sayuran. Ya, dibalik bentuknya yang kecil dan rasa pedasnya bikin ketagihan, selain Grimes, cabai memiliki banyak manfaat. Jadi, Anda tetap bisa ngemil sambil menikmati manfaatnya.

Kandungan vitamin dalam cabe

Vitamin C Dalam dosis tinggi Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Vitamin B6 yang terdapat pada cabai berperan penting dalam metabolisme tubuh.
Vitamin K6 mempengaruhi pembekuan darah dan kesehatan tulang dan ginjal.
Kalium mengurangi risiko penyakit jantung.
Tembaga adalah antioksidan sisa yang bekerja untuk neuron yang sehat dan tulang yang kuat.
Beta karoten ditemukan dalam fase merah, ketika memasuki tubuh dan diubah menjadi beta karoten vitamin A.
Cabai banyak mengandung antioksidan quilinoid, sehingga sangat bermanfaat untuk berbagai macam kesehatan.
Capsaicin adalah jenis quilanoid paling penting dalam langkah merah, dan ditemukan di lebih dari 50 persen dari total quilano yang berguna dalam memerangi kanker.
Violaxanthin adalah antioksidan karotenoid yang paling umum ditemukan pada cabai kuning (cabai kuning jarang ditemukan di Indonesia.
Lutein yang ditemukan dalam pilek hijau dapat mempengaruhi kesehatan mata. Usahakan makan sejumput hijau yang belum matang, karena memiliki banyak lutein dan lebih matang yang akan mengurangi laju pematangan.
Capsaicin memberikan kehangatan, dipercaya memiliki banyak efek kesehatan pada tubuh, dan dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk gangguan serat saraf, nyeri akibat asam urat, psoriasis, dan neuropati diabetik.
Bantuan sinaptik adalah antioksidan, serta agen anti kanker.
Asam ferulic merupakan antioksidan yang berfungsi mencegah penyakit kronis.
Berbagai manfaat kesehatan masa kanak-kanak
Setelah melihat banyak ramuannya, sekarang Anda harus mengetahui manfaat cabai:

cabai

1. Pereda nyeri
Pelepasan endorfin yang dirangsang oleh orang Chili bertindak sebagai obat penenang alami. Selain itu, endorfin bisa membuat seseorang ketagihan. Cabai dikatakan dapat meredakan jerawat, bursitis, neuropati diabetes, nyeri otot bahu, dan penyakit rematik. Capsaicin pada cabai bekerja dengan reseptor nyeri, menyebabkan ujung saraf sensorik berhenti mengirimkan sinyal sensorik nyeri.

2. Penurunan berat badan
Capsaicin dianggap dapat mengurangi kalori. Penelitian menunjukkan bahwa 10 gram pil merah dapat meningkatkan pembakaran lemak baik pada pria maupun wanita. Faktanya, tidak semua penelitian menemukan metode ini efektif, dan beberapa menemukan bahwa metode ini tidak berhasil.

3. Toksisitas
Cabai membantu pencernaan makanan dan menghilangkan racun dari saluran pencernaan untuk membuang zat yang tidak digunakan tubuh. Selain itu, dapat meningkatkan suplai nutrisi ke jaringan tubuh.

4. Kesehatan jantung
Cabai dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Riset yang dikutip dari WHfood (Healthiest Foods in the World) menunjukkan bahwa 27 partisipan (14 wanita dan 13 pria) yang mengonsumsi cabai selama 4 minggu terbagi menjadi dua kelompok, satu kelompok makan cabai dan yang lainnya. Itu tidak termasuk dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria dan wanita dalam kelompok pemakan cabai memiliki kadar kolesterol dan trigliserida yang lebih rendah.

5. Mencegah tukak lambung
Orang-orang berspekulasi bahwa makan cabai bisa menyebabkan sakit maag, tapi sebenarnya cabai membantu membunuh bakteri yang bisa Anda telan dan menstimulasi sel-sel di perut untuk mengeluarkan zat yang melindungi lambung.

6. Mencegah penyakit jantung
Kandungan vitamin B6 dan asam folat, serta kalium dan beta karoten, mencegah serangan jantung. Vitamin B juga dapat menurunkan kadar homosistein; Kadar homocysteine ​​yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

7. Mencegah resiko kanker usus besar
Vitamin C sangat efektif dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Lycopene karotenoid, beta karoten dan asam folat langkah merah mengurangi risiko kanker usus besar. Asam folat sangat bermanfaat untuk kesehatan metabolisme tubuh.

8. Bernapas lembut
Cabai bisa melebarkan saluran udara di paru-paru, yang bisa mengurangi asma. Vitamin A dari Chile dapat mengurangi pneumonia akibat rokok, karena asap rokok mengandung benzoprena yang menghancurkan vitamin A dalam tubuh.