Pengertian Kegiatan Ekstrakurikuler

Pengertian Kegiatan Ekstrakurikuler

Menurut arikunto. S, yang dimaksud dengan program ialah sederetan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran biasa dan pada waktu libur sekolah, dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan siswa, mengenal hubungan antara berbagai mata pelajaran, menyalurkan bakat dan minat untuk menonjolkan potensi diri yang belum terlihat di luar kegiatan belajar mengajar, dan memperkuat potensi yang telah dimiliki peserta didik.

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan beberapa kegiatan yang diberikan kepada peserta didik di lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menonjolkan potensi diri yang belum terlihat diluar kegiatan belajar mengajar, memperkuat potensi yang dimiliki peserta didik. Biasanya lembaga pendidikan (sekolah) memiliki lebih dari lima kegiatan ekstrakurikuler, agar peserta didik dapat memilih kegiatan yang diminatinya. Berikut ini beberapa contoh kegiatan ekstrakuikuler yang terdapat di lembaga pendidikan:

  1. Ekstra Bola Basket

Ini merupakan program khusus untuk mendalami bidang olahraga.

  1. Ekstra pramuka

Ekstra ini bertujuan agar peserta didik mandiri dan disiplin.

  1. Ekstra tari

Ekstra ini bertujuan agar sikap dan perilaku siswa menjadi lebih baik dan tidak menjurus kasar, karena penari umumnya lemah lembut khususnya untuk melestarikan budaya Indonesia.

  1. Ekstra karate atau perisai
  2. Ekstra komputer.[1]
  1. Tujuan Kegiatan Ekstrakurikuler
  2. Menumbuh kembangkan pribadi peserta didik

Menumbuh kembangkan pribadi peserta didik yang sehat jasmani dan rohani, bertaqwa kepada tuhan YME, memiliki kepribadian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosial, budaya dan alam sekitarnya, serta menanamkan sikap berbagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab melalui berbagi kegiatan positif dibawah tanggung jawab sekolah.

  1. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler harus dapat meningkatkan kemampuan siswa beraspek kognitif, efektif, dan psikomotor.
  2. Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya yang positif.
  3. Dapat mengetahui, mengenal, serta membedakan antara hubungan satu pelajaran denga mata pelajaran lainnya.

Lebih lanjut Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, menegaskan bahwa ruang lingkup kegiatan ekstrakurikuler harus berpangkal pada kegiatan yang dapat menunjang serta dapat mendukung program intrakurikuler dan program kurikuler.[2]

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/apple-kini-mungkinkan-pengguna-berdonasi-lewat-itunes/