Langkah Strategis dalam Menghadapi Trend Issue Perubahan Keperawatan di Masa Depan

Langkah Strategis dalam Menghadapi Trend Issue Perubahan Keperawatan di Masa Depan

Keberhasilan perubahan tergantung dari strategi yang diterapkan oleh agen pembawa perubahan. Hal yang paling pentig harus “Mulai”

Mulai Diri Sendiri

Perubahan dan pembenahan pada diri sendiri, baik sebagai individu maupun sebagai profesi merupakan titik sentral yang harus dimulai. Sebagai anggota profesi, perawat tidak akan pernah berubah atau bertambah baik dalam mencapai suatu tujuan profesionalisme jika perawat belum memulai pada dirinya sendiri. Selalu mengintrospeksi dan mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan yang ada akan sangat membantu terlaksananya pengelolaan keperawatan di masa depan.

  1. Mulai Dari Hal-Hal Yang Kecil

Perubahan yang besar untuk mencapai profesionalisme manajemen keperawatan Indonesia tidak akan pernah berhasil, jika tidak dimulai dari hal-hal yang kecil. Hal-hal yang kecil yang harus dijaga dan ditanamkan perawat Indonesia adalah menjaga citra perawat yang sudah membaik dihati masyarakat dengan tidak merusaknya sendiri. Sebagai contoh dalam manajemen bangsal, seorang manajer harus menjaga diri dari perilaku yang negatif, misalnya dengan berbicara kasar, tidak disiplin waktu, dan tidak melakukan tindakan tanpa memerhatikan prinsip aseptik-antiseptik. Begitu juga dengan manajemen didalam instansi pendidikan keperawatan, sebagai calon perawat yang profesional perawatpun harus mampu terampil menjadi diri sendiri.

  1. Mulai Sekarang, Jangan Menunggu-Nunggu

Sebagaimana disampaikan oleh Nursalam (2000), lebih baik sedikit daripada tidak sama sekali, lebih baik sekarang daripada harus terus menunggu dan menunggu. Memanfaatkan kesempatan yang ada merupakan konsep manajemen keperawatan saat ini dan masa yang akan datang. Kesempatan tidak akan datang dua kali dengan tawaran yang sama.

Langkah strategi dalam menghadapi trend issue perubahan keperawatan di masa depan adalah the nurse should do no harm to your self ( Nightingale). Artinya semua tindakan keperawatan harus memenuhi kebutuhan pasien tanpa adanya resiko negative yang di timbulkan. Oleh karena itu strategi yang harus di tempuh adalah :

  1. Peningkatan pendidikan bagi perawat practicioners
  2. Pengembangan ilmu keperawatan
  3. Pelaksanaan riset yang berorientasi pada masalah di klinik atau komunitas
  4. Identifikasi peran manajer perawat profesional di masa depan
  5. Menerapkan model dan metode praktik keperawatan profesinal terbaru.

Oleh karena itu, keperawatan di Indonesia di masa depan perlu mendapatkan prioritas utama dalam pengembangan keperawatan, hal ini berkaitan dengan tuntutan profesi dan tuntutan global bahwa setiap perkembangan dan perubahan memerlukan pengelolaan secara profesionalisme dengan memperhatikan setiap perubahan yang terjadi di Indonesia. (Nursalam, 2007)

Sumber: https://ngegas.com/village-city-apk/