Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Anak

Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Anak

Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Anak

Bahaya Bulu Kucing Bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Anak

Kucing memang binatang yang lucu dan menyenangkan, tapi bukan berarti tidak menimbulkan resiko kesehatan terutama bagi ibu hamil dan bayi dan anak kecil. Bahaya bulu kucing merupakan salah satu hal yang perlu diwaspadai, parasit dan bakteri adalah salah satu penyebab penyakitnya.

Menjaga kebersihan lingkungan penting untuk dilakukan jika anda memelihara kucing, karena bulu kucing yang rontok bisa masuk ke hidung bahkan tertelan, lebih berbahaya lagi jika ada riwayat alergi.

Apakah bulu kucing menyebabkan kemandulan?

Apakah mitos atau fakta, jika rambut atau bulu kucing menyebabkan kemandulan? Mengenai bulu kucing hingga sekarang belum diketahui pengaruhnya terhadap kesuburan wanita.

Selama ini yang harus diwaspadai bagi wanita yang merencanakan kehamilan adalah kotoran, karena mengandung parasit gondii bisa menyebabkan toxoplasma yang bisa mengakibatkan keguguran dan komplikasi pada janin.

Tips Mengurangi Resiko Bahaya Bulu Kucing

Menjaga kondisi kesehatan kucing adalah langkah awal untuk mengurangi resiko ini, jangan lupa rajin priksa kondisi kucing, karena infeksi penyakit bisa datang kapan saja. Berikut tipsnya:

1. Pemberian Vaksin

Memberi vaksin pada kucing adalah untuk menjaga imun tubuh kucing dan terhindar dari bakteri dan virus kucing yang berbahaya, sebaiknya berikan vaksin sesuai anjuran dokter.

2. Jaga Kebersihan Lingkungan dan Diri

Setelah menyentuh atau menyiapkan makanan kucing ada baiknya selalu cuci tangan dengan sabun antibakteri Sebagai tindakan pencegahan. Jauhkan juga area bermain anak-anak yang mungkin terkontaminasi feses kucing.

3. Memandikan kucing

Memandikan kucing secara rutin agar selalu bersih termasuk bulu dan cakarnya untuk menghilangkan dapat menghilangkan kutu, jamur atau parasit yang menempel pada bulu.


Sumber: https://worldfreeweb.com/