Harapan “anak cucu” industri telekomunikasi di Hari Bhakti Postel ke-73

Harapan “anak cucu” industri telekomunikasi di Hari Bhakti Postel ke-73

Harapan anak cucu industri telekomunikasi di Hari Bhakti Postel ke-73

Tanggal 27 September diperingati sebagai Hari Bhakti Postel

, yang bertolak sejak diambil alihnya Jawatan Pos Telegrap dan Telepon dari kekuasaan pemerintahan Jepang oleh putra putri Indonesia yang tergabung dalam Angkatan Muda Pos Telegrap dan Telepon yang disingkat AMPTT pada 27 September 1945.

Selang 73 tahun, peringatan Hari Bhakti Postel tahun ini mengusung tema “Ekonomi Digital Untuk Kesejahteraan Bangsa” dengan melibatkan industri digital secara lebih luas.

Tidak terbatas di kalangan industri Pos dan Telekomunikasi, “anak cucu” Postel juga menjadi bagian dari industri. Anak cucu tersebut adalah adalah para e-commerce dan startup teknologi finansial (fintech).

Pada Hari Bhakti Postel ke-73, e-commerce Bukalapak berharap terciptanya kolaborasi di industri Pos dan Telekomunikasi.

“Sekarang ini eranya konvergensi, maksudnya banyak perusahaan itu

tidak fokus hanya dalam satu industri saja, banyak industri yang terkait, jadi kita tidak lagi bisa melihat ini partner, ini kompetitor, karena masing-masing pasti ada irisannya,” ujar Co-founder dan president Bukalapak, Fajrin Rasyid, kepada Antara di Jakarta, Kamis.

“PT Pos sebagai salah satu stakeholder industri Postel misalnya, mudah-mudahan bisa berkolaborasi juga dengan kita,” sambung dia.

Saat ini, Fajrin mengatakan telah bekerja sama dengan PT Pos

dalam hal pengantaran barang, namun dia berharap Bukalapak dapat menjalin kerjasama lebih erat lagi.

Fajrin juga melihat bahwa perkembangan telekomunikasi saat ini berjalan dengan baik. Hal ini juga dirasakan oleh startup teknologi finansial (fintech) DANA.

 

Baca Juga :