Facebook akhirnya serahkan kendali data pada pengguna

Facebook akhirnya serahkan kendali data pada pengguna

Facebook akhirnya serahkan kendali data pada pengguna

Facebook, pada Selasa (20/8) waktu setempat, mengumumkan perubahan kebijakan penggunaan data penggunanya dalam perusahaan media jejaring sosial itu, baik melalui aplikasi ataupun melalui situs.

Baca juga: Jawaban Zuckerberg soal keamanan data dinilai tidak lengkap

Direktur Manajemen Produk Facebook David Baser dan Kepala Kebijakan dan Privasi Facebook Erin Egan, dalam akun resmi perusahaan yang berbasis di Menlo Park California AS itu menyebut kemampuan melihat dan mengendalikan data langsung dari para pengguna Facebook itu disebut “Off-Facebook Activity”.

“‘Off-Facebook Activity’ mempersilakan Anda untuk melihat sebuah rangkuman

dari aktivitas Anda dalam aplikasi-aplikasi dan situs-situs kami dan menghapus informasi-informasi itu dari akun Anda jika Anda menginginkannya,” demikian tulis Baser dan Egan.

Kebijakan baru itu menjadi langkah baru Facebook untuk memberikan transparansi kepada para penggunanya selain kendali pada akun Facebook mereka masing-masing.

Namun, Facebook juga akan tetap memperbarui kebijakan mereka dalam Pustaka Iklan, “Mengapa saya melihat iklan itu?” dan peluncuran fitur baru disebut “Mengapa saya melihat unggahan itu?”

Baca juga: Hati-hati, Facebook mentranskrip percakapan Anda

Kebijakan “Off-Facebook Activity” memberikan tiga kewenangan kepada para pengguna untuk

, pertama melihat sebuah rangkuman informasi dari aplikasi-aplikasi dan situs-situs lain yang telah dikirim ke Facebook melalui perangkat bisnis daring (online) seperti Facebook Pixel dan Facebook Login.

Kedua, memutus koneksi tentang informasi-informasi dari aplikasi-aplikasi dan situs-situs lain ke akun para pengguna jika mereka menginginkannya.

Ketiga, memilih untuk memutus koneksi pada masa berikutnya aktivitas off-Facebook dari akun Anda. Anda dapat melakukan itu untuk semua aktivitas off-Facebook Anda, atau hanya spesifik pada sejumlah aplikasi dan situs.

“Kami mulai secara bertahap dengan memungkinkan ‘Off-Facebook Activity’

kepada para pengguna di Irlandia, Korea Selatan, dan Spanyol. Kami akan melanjutkan penerapan kebijakan itu kepada semua orang pada beberapa bulan berikutnya,” tulis Baser dan Egan.

 

Baca Juga :