Ombudgmen

Ombudgmen

Table of Contents

Ombudgmen

Ombudgmen

Ombudgmen adalah

lembaga Negara yang memilki kewenangan dalam mengawasi penyenggaraan pelayanan public yang disenggarakan oleh penyenggaran Negara dan pemerintah termasuk yang disenggarakan oleh badan usaha milik Negara (BUMN), badan usaha milk daerah (BUMD) dan badan hukum milik Negara (BHMN) serta badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas untuk menyenggarakan pelayanan public tertentu yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) atau anggaran pendapatan belanja daerah.

Peran ombudgmen adalah untuk melindungi masyarakat terhadap pelanggaran hak, penyalahgunaaan wewenang, kesalahan, kelalaian, keputusan yang tidak fair dan mal administrasi public dan membuat tindakan-tindakan pemerintah lebih terbuka dan pemerintah serta pengawainya lebih akuntabel terhadap anggota masyarakat.

Fungsi ombudgmen di Indonesia adalah:

  1. Memberdayakan masyarakat melalui peran serta melakukan pengawasan akan lebih menjamin penyenggaraan Negara yang jujur, bersih, transparan, bebas korupsi, kolusi dan nepotisme.
  2. Menganjurkan dan membantu masyarakat memanfaatkan pelayanan public secara optimal untuk penyelesaian persoalan.
  3. Memberdayakan pengawasan oleh masyarakat merupakan implementasi demokrasi yang perlu dikembangkan serta diaplikasikan agar penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang ataupun jabatan oleh aparatur Negara dapat diminimalisasi.
  4. Lemabga ombudgmen merupakan suatu komisi pengawasam yamg bersifat mandiri dan begitu sendiri lepas dari campur tangan lembaga kenegaraan lainnya.

Tujuan ombudgmen di Indonesia adalah :

  1. Menjuwudkan Negara hukum yang demokratis, adil dan sejahtera.
  2. Melalui peran masyarakat membantu menciptakan atau mengembangkan kondisi yang kondusif dalam melaksanakan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
  3. Mendorong penyenggaran Negara dan pemerintahan yang efektif dan efesien, jujur, terbuka serta bebes dari KKn.
  4. Membantu menciptakan dan meningkatkan upaya untuk pemberantasan  dan mencegah praktik-praktik maladministrasi.

Sumber: https://student.blog.dinus.ac.id/handay/seva-mobil-bekas/