Komponen Proses Bisnis

Komponen Proses Bisnis

Table of Contents

Komponen Proses Bisnis

Komponen Proses Bisnis

  • Tujuan

Suatu proses haruslah memiliki tujuan yang jelas atau untuk apa proses itu dikerjakan Contoh : Proses input barang memiliki tujuan untuk mencetak struk belanja.


  • Batasan

Boundary, scope, ruang lingkup proses harus terdefinisi dengan jelas, agar tidak keluar dari lingkup proses yang dianalisa. Contoh : Analisa sistem informasi penggajian.


  • Input

Sistem yang bekerja untuk memproses sesuatu haruslah memiliki input yang jelas. Input suatu proses disebuah sistem dapat berupa suara, kertas, sinyal ataupun data dengan media lain. Contoh : Suara, Gambar, Dokummen, Dll.


  • Output

Setelah input masuk ke dalam sebuah sistem kemudian akan diproses. Hasil dari pemrosesan akan menghasilkan output dari sistem. Output suatu proses di sebuah sistem dapat berupa kertas, sinyal atau media informasi lain. Contoh : Dokumen, Suara, Gambar, Dll.


  • Sumber daya

Manusia, perangkat keras, perangkat lunak, perangkat komunikasi dan jaringan serta data atau bahan yang diolah. Contoh : SDM, Hardware, Software, Dll.


  • Urutan Aktifitas

Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang. Bahkan memiliki SOP (Standard Operating Procedure).


  • Melibatkan lebih dari satu unit dalam organisasi

Suatu proses, melibatkan unit-unit terkait yang saling bekerja sama, berinteraksi untuk mencapai tujuan.


  • Menghasilkan suatu nilai untuk stakeholders

Selain memiliki tujuan, suatu proses juga harus menghasilkan nilai/manfaat bagi orang-orang yang berkepentingan. Contoh: Untuk menghasilkan laba/keuntungan.


Baca Juga :