Modal Saham

Modal Saham

Modal Saham

Modal Saham
Modal Saham

Suatu perusahaan membutuhkan modal (Dana) yang digunakan dalam rangka mewujudkan tujaun perusahaan. Sumber modal dapat berasal dari dalam perusahaan sendiri maupun dari luar. Sumber dari dalam (Internal financing) berasal dari operasi perusahaan (laba) yang ditahan, sedangkan sumber dari luar perusahaan (eksternal financing) dapat dalam bentuk saham biasa atau saham prioritas. Bagi perusahaan yang berupa modal sendiri adalah modal yang disetor (Suad Husnan, 1994: 275). Modal merupakan bagian hak pemilik (sering juga disebut utang kepada pemilik) dalam perusahaan yakni selisih antara aktiva dengan utang (kewajiban) yang ada. Modal berasal dari investasi pemilik dan hasil usaha perusahaan. Modal dari perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas disebut “Modal Saham” dan hasil usaha yang belum dibagikan dikelompokkan dalam rekening tersendiri yakni “laba ditahan” (laba belum dibagi). Terbatas berarti tanggung jawab para pemegang saham (yang merupakan pemilik) hanya sebatas saham yang dimiliki masing-masing Perseroan Terbatas (PT) dapat berupa PT tertutup dan PT terbuka. Terbuka artinya saham dapat dimiliki oleh siapa saja yang berminat, sebaiknya PT tertutup berarti saham PT tersebut hanya dimiliki oleh pihak atau orang tertentu saja (Abdul Halim, 1997:95). Sunariyah dalam buku pengantar pengetahuan pasar modal menyatakan bahwa investasi adalah penanaman modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki oleh suatu perusahaan,biasanya berjangka waktu lama dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan dimasa yang akan datang. Menurutnya investasi dalam arti luas terdiri dari dua bagian utama antara lain investasi dalam bentuk aktiva riil (real assets) dan investasi dalam bentuk suratsurat berharga atau sekuritas (Financial Assets) (Sunariyah, 1998:2). Investasi tidak hanya dilakukan oleh suatu perusahaan profit saja, akan tetapi individu yang mempunyai kelebihan dana pun dapat melakukan investasi dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dimasa yang akan datang. Keuntungan yang didapat investor dari investasi dalam bentuk saham pada dasarnya dapat berupa:

1. Capital gain

Capital gain merupakan keuntungan dari hasil jual beli saham, berupa selisih antara nilai jual yang lebih tinggi dari nilai beli saham.

2. Deviden

Deviden merupakan bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Keuntungan lain dari investasi saham adalah kemudahannya dalam pemindahan hak perusahaan dari seseorang ketangan orang lain. Orang-orang yang memiliki dalam perusahaan dapat menjual sahamnya kepihak lain saat dan harga tertentu karena setiap lembar sahamnya aalah aktiva pribadi pemiliknya dan dapat dilepaskan jika dikehendaki, selain itu ada lagi keuntungan yang didapat dari investasi saham, adalah dapat ikut menentukan kebijakan yang diambil perusahaan yaitulewat hak suara pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Saham adalah salah satu surat brharga yang merupakan surat tanda kepemilikan seseorang terhadap perusahaan yang menerbitkan saham tersebut, yang berlaku selama pemilik saham tidak menjual sahamnya tersebut kepada orang lain atau saham perusahaan tersebut tidak menyatakan dirinya bangkrut.

Sumber : https://rakyatlampung.co.id/lara-croft-relic-run-apk/