Dalam praktiknya ada dua macam bentuk saham yaitu

Dalam praktiknya ada dua macam bentuk saham yaitu

Dalam praktiknya ada dua macam bentuk saham yaitu

Dalam praktiknya ada dua macam bentuk saham yaitu
Dalam praktiknya ada dua macam bentuk saham yaitu
  1. Common Stock (Saham Biasa) adalah saham yang menempatkan pemegang sahamnya (pemiliknya) paling akhir (setelah pemegang sahamnya preferen) dalam pembagian deviden sesuai dengan keadaan keuntungan yang diperoleh perusahaan penerbitnya dan hak atas harta kekayaan perusahaan apabila perusahaan tersebut dilikuidasi setelah pemegang saham preferen berhak mengeluarkan pendapat dan memilih pengurus sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Saham biasa ini mempunyai harga yang nilainya ditetapkan oleh perusahaan yang menerbitkan saham (emiten). Saham biasa dapat dibedakan kedalam lima jenis yaitu :
  2. Blug Chip Stock, yaitu saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, sebagai leader indistri sejenisnya, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar deviden.
  3. Income stock, yakni saham dari suatu emiten yang bersangkutan dapat membayar deviden lebih tinggi dai deviden yang dibayar pada tahun sebelumnya.
  4. Growth Stock yaitu, saham-saham dari emiten yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi sebagai leader diindustri sejenis yang mempunyai reputasi tinggi.
  5. Speculative Stock, yaitu saham yang tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ketahun, akan terjadi mempunyai kemampuan penghasilan yang tinggi dimasa mendatang meskipun belum pasti.
  6. Counter Cyclical Stock, yaitu saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro atau situasi bisnis secara umum. Pada saat ekonomi, harga saham tetap tinggi karena emitennya mampu meberikan deviden yang tinggi karena kemampuan emiten dalam memperoleh penghasilan yang tinggi (Marzuki Usman, Singgi Ripat, Syahrir Ika, 1997:116). Kelebihan saham biasa adalah para pemegang saham biasa mempunyai hak suara dalam manajemen perusahaan. Sedangkan kelemahan saham biasa adalah para pemegang saham biasa mendapatkan pembagian deviden setelah pemegang saham preferen. Dan kelemahan lainnya apabila perusahaan menderita kerugian maka pemegang saham biasa ikut menanggung kerugian tersebut.
  7. Prefered Stock (Saham Preferen) adalah saham yang para pemegang sahamnya mempunyai prioritas terlebih dulu dalam pembagian atas asset atau kekayaan perusahaan, apabila perusahaan (emiten) dilikuidasi pemegang saham ini juga mempunyai prioritas pembagian deviden dalam jumlah tertentu sebelum dibagikan pada pemegang saham biasa sesuai dengan kesepakatan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan perusahaan penerbit.

Dalam hubungan dengan pembagian laba saham prioritas dibedakan atas sikap prioritasnya yaitu :

  1. Tidak kumulatif tidak berpartisipasi
  2. Kumulatif dan tidak berpartisipasi
  3. Tidak kumulatif berpartisipasi
  4. Kumulatif berpartisipasi

Kumulatif, maksudnya adalah bahwa saham prioritas mempunyai hak tetap atas deviden setiap tahunnya sebesar prosentase dari nilai nominal baik perusahaan membagi deviden atau tidak. Apabila pada suatu saham deviden tidak dibagi, maka perusahaan mempunyai kewajiban membayar deviden yang tidak terbayar disebut pada tahun berikutnya, jika perusahaan akan membagikan deviden. Sisa pelunasan dari deviden yang tersisa itulah yang akan dinbagi kepada pemegang saham biasa. Tidak kumulatif, artinya deviden yang tidak terbayarkan pada tahun-tahun sebelumnya tidak perlu dilunasi pada tahun berikutnya. Berpartisipasi, maksudnya adalah bahwa jika ada deviden yang dibagikan melebihi presentasi tertentu dari nilai nominal seluruh saham yang ada baik prioritas maupun tidak, maka saham prioritas mempunyai hak atas deviden yang masih tersisa tersebut. Dalam pengertian berpartisipasi ini ada yang berpartisipasi penuh dan ada yang yang berpartisipasi dalam presentasi tertentu (Partial).

, maksudnya adalah bahwa saham prioritas mempunyai hak tetap atas deviden setiap tahunnya sebesar prosentase dari nilai nominal baik perusahaan membagi deviden atau tidak. Apabila pada suatu saham deviden tidak dibagi, maka perusahaan mempunyai kewajiban membayar deviden yang tidak terbayar disebut pada tahun berikutnya, jika perusahaan akan membagikan deviden. Sisa pelunasan dari deviden yang tersisa itulah yang akan dinbagi kepada pemegang saham biasa. , artinya deviden yang tidak terbayarkan pada tahun-tahun sebelumnya tidak perlu dilunasi pada tahun berikutnya. , maksudnya adalah bahwa jika ada deviden yang dibagikan melebihi presentasi tertentu dari nilai nominal seluruh saham yang ada baik prioritas maupun tidak, maka saham prioritas mempunyai hak atas deviden yang masih tersisa tersebut. Dalam pengertian berpartisipasi ini ada yang berpartisipasi penuh dan ada yang yang berpartisipasi dalam presentasi tertentu (Partial).

Berpartisipasi tidak penuh artinya atas sisa deviden, saham prioritas hanya mempunyai hak pembagian deviden sampai sebesar tertentu.misalnya suatu saham prioritas 10% mempunyai sifat berpartisipasi sampai 13%, berarti setelah dilakukan pembagian deviden kepada saham prioritas kepada saham biasa 10% ternyata masih ada sisa yang belum terbagi, maka saham prioritas masih mempunyai hak sampai 3% (13%-10%).dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa saham prioritas mempunyai beberapa keuntungan antara lain :

  1. Dalam pembagian laba (deviden) didahulukan untuk menerima pembagian deviden dengan presentase tertentu dari nilai nominal sebelum pemegang saham biasa.
  2. Pembagian aktiva perusahaan dibubarkan (likuidasi) didahulukan dari pemegang saham biasa.
  3. Pemegang saham preferen berhak atas pembagian deviden yang tetap, berapapun besar keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan.
  4. Dapat ditebus atau dilunasi setiap saat.

Kelemahan dari saham preferen adalah pemegang saham preferen tidak mempunyai hak bicara dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau dengan kata lain tidak turut mengendalikan manajemen perusahaan penerbit saham. Disamping itu apabila perusahaan mendapatkan laba yang besar, maka pemegang saham preferen hanya menerima pembagian deviden sebesar presentase yang telah ditentukan.

Sumber : https://rakyatlampung.co.id/faraway-4-apk/