Sub Filum Uniramia

Sub Filum Uniramia

Sub Filum Uniramia

Sub Filum Uniramia

Uniramia berasal dari bahasa Latin unus, yang berarti satu dan ramo yang berarti cabang, karena semua apendik pada ruas-ruas tubuhnya uniramus. Terdapat sepasang antena, sepasang mandibel, dan sepasang maksila. Uniramia sebagian besar hidup di darat, beberapa di air tawar, dan sebagian di air laut. Filum Uniramia dibagi menjadi dua subfilum, yaitu subfilum Myriapoda, dan subfilum Hexapoda.


Kelas Diplopoda

Kelas komponen utama perombak kayu dan dedaunan di lantai hutan, terutama di daerah tropika. Diplopoda atau yang dikenal dengan luing (keluing) ataupun lintibang, mempunyai anggota yang sangat banyak, menyangkut kira-kira 10.000 jenis. Mereka mempunyai sejarah kehidupan yang sangat panjang di planet bumi, sehingga layak disebut hewan purba. Kehidupan mereka sudah ada sekitar 400 juta tahun yang lalu.


Ciri Kelas Diplopoda

Diplopoda berasal dari kata di = dua dan podos = kaki, Jadi Diplopoda adalah kelas hewan yang memiliki dua pasang kaki. Ciri-ciri umum dari Diplopoda adalah sebagai berikut:

  • Tubuhnya berbentuk silindris dan beruas-ruas (25-100 segmen) terdiri atas kepala dan badan. Setiap segmen (ruas) mempunyai dua pasang kaki, dan tidak mempunyai taring bisa (maksiliped). Pada ruas ke tujuh, satu atau kedua kaki mengalami modifikasi sebagai organ kopulasi.
  • Pada kepala terdapat sepasang antena yang pendek, dengan dua kelompok mata tunggal.
  • Hidup di tempat yang lembab dan gelap dan banyak mengandung tumbuhan yang telah membusuk.
  • Respirasi dengan trachea yang tidak bercabang.
  • Alat ekresi berupa dua buah saluran malphigi.

Struktur Tubuh

Kaki seribu memiliki tubuh yang terbagi atas dua bagian, kepala di sebelah depan dan bagian tubuh yang panjang dibelakangnya. Tubuhnya terdiri dari segmen.


Pada hampir setiap segmen tubuh dari kaki seribu dewasa terdapat dua pasang kaki. Segmen tubuh pertama setelah kepala disebut tengkuk (collum) dan tidak berkaki. Tiga segmen berikutnya (segmen 2 hingga 4) mengandung sepasang kaki pada tiap segmennya. Kaki seribu yang belum dewasa sering kali mempunyai segmen terakhir yang tidak berkaki.


Kaki seribu yang belum dewasa sulit sekali ditentukan jenisnya. Oleh karena itu pilihlah kaki seribu dewasa, spesimen yang segmen terakhirnya lengkap dengan kaki atau specimen yang hanya mempunyai sedikit segmen tanpa kaki untuk ditentukan identitasnya.


Mulut kaki seribu hanya memiliki dua pasang alat mulut, mandibula yang digunakan untuk mengunyah dan suatu keping di sebelah belakang yang disebut gnathochilarium.


  • Organ Tomosvary

Ini adalah organ perasa yang terletak di kepala pada kebanyakan kaki seribu.Organ ini umumnya berbentuk cincin yang agak menonjol, tetapi dapat juga berbentuk ladam atau hanya sekedar berbentuk suatu lubang. Posisinya terletak di bagian belakang dasar sungut. Tidak semua bangsa kaki seribu memiliki organ ini.

  • Ozopor

Organ ini pada kebanyakan bangsa kaki seribu terdapat pada sejumlah segmen tubuh, yaitu lubang kelenjar yang menghasilkan bau tertentu. Bagian ini agak sulit untuk dilihat. Pada kebanyakan hewan, ozopore terletak di sebelah samping tubuh dan dimulai pada segmen ke enam. Pada sebagian kecil kelompok hewan ini, lubang kelenjar terdapat di sepanjang bagian tengah dorsal.

  • Paranota

Bagian dorsal setiap segmen cincin ditutupi dengan perisai yang kerat dan disebut tergit.Pelebaran kearah samping tubuh dinamakan paranota. Kebanyakan kaki seribu memiliki “bintik mata” pada daerah sisi kepala. Mata demikian dapat terdiri dari sejumlah bintik mata yang bersatu membentuk daerah penglihatan.


Sumber: https://www.smsgrosir.co.id/the-house-of-da-vinci-apk/