Esri Indonesia Gunakan Teknologi Geospasial Lacak Covid-19

Esri Indonesia Gunakan Teknologi Geospasial Lacak Covid-19

Esri Indonesia Gunakan Teknologi Geospasial Lacak Covid-19

Esri Indonesia Gunakan Teknologi Geospasial Lacak Covid-19
Esri Indonesia Gunakan Teknologi Geospasial Lacak Covid-19

PUSAT Dukungan Darurat Geospasial (ESSC) Esri Indonesia meluncurkan Geoportal Covid-19 di laman kawalcovid19.hub.arcgis.com untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengambil tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus korona di Indonesia.

CEO Esri Indonesia Achmad Istamar mengatakan, Geoportal Covid-19 berfungsi sebagai sarana informasi kesehatan bagi masyarakat yang mengintegrasikan informasi dari instansi pemerintah terkait dan memvisualisasikannya pada dasbor pemetaan yang dinamis, sehingga dapat menyajikan gambaran yang aktual kepada para pengguna mengenai wabah tersebut saat kasusnya terungkap.

Saat ini, dasbor Geoportal Covid-19 memetakan jumlah kasus yang telah terkonfirmasi dan dalam masa perawatan, jumlah kematian akibat wabah tersebut dan jumlah pasien yang telah sembuh, serta wilayah di mana infeksi Covid-19 terdeteksi.

Dasbor ini juga menampilkan sejumlah dataset penting mengenai fasilitas

transportasi yang tersedia, petunjuk peringatan perjalanan dan rumah sakit rujukan utama untuk kasus COVID-19. Seluruh data bersumber dari lembaga pemerintah seperti Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan.

Selain itu, dasbor juga menampilkan feed twitter langsung dari lembaga pemerintah terkait seperti Kementerian Kesehatan, Organisasi Kesehatan Dunia dan kantor Presiden Jokowi.

Baca juga :Thermal Scanner Dinilai Lebih Aman dibanding Thermo Gun

“Di saat seperti ini, ketersediaan data dan informasi dari pihak yang berwenang untuk seluruh otoritas lokal dan masyarakat sangat penting dalam merencanakan tindakan pencegahan demi mencegah penularan virus secara lokal,” kata Istamar dalam keterangan tertulisnya.

Portal satu atap itu, lanjut Istamar, akan menghindarkan misimformasi dan berita palsu seputar Covid-19 yang berpotensi merugikan masyarakat.

Istamar menambahkan, Geoportal Covid-19 dibangun pada pendekatan berbasis inisiatif ArcGIS Hub yang bertujuan untuk mempromosikan keterlibatan dan kolaborasi yang lebih besar antara lembaga-lembaga pemerintah, kelompok-kelompok nirlaba dan para akademisi.

“Mengadopsi pendekatan ini memungkinkan kita untuk tidak hanya

menyediakan visualisasi peta tetapi juga data, Application Programming Interface (API), dan layanan yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk membuat aplikasi mereka sendiri tanpa memerlukan keterampilan pemrograman,” katanya.

Istamar menyoroti SiCOVID Hub milik Universitas Indonesia dan COVID-19

Hub milik Universitas Brawijaya Malang sebagai contoh yang luar biasa mengenai peran organisasi dapat memberdayakan masyarakat untuk membuat pendekatan inovatif dalam menyelesaikan tantangan yang ditimbulkan oleh Covid-19.

 

sumber :

https://teknosentrik.com/