cara menggunakan virtual goggles

cara menggunakan virtual goggles

cara menggunakan virtual goggles

cara menggunakan virtual goggles
cara menggunakan virtual goggles

cara menggunakan virtual goggles dan tentang virtual goggles

Virtual goggles adalah lingkungan buatan yang dibuat dengan hardware dan software komputer dan
hadirkan kepada pengguna sedemikian rupa tampak seperti nyata. Untuk memasuki virtual goggles,
pengguna mengenakan sarung tangan khusus, earphone, dan kacamata khusus untuk berhubungan
dengan sistem komputer.

Dengan cara ini, minimal tiga indra dikontrol oleh komputer. Untuk pengalaman yang lebih baik, piranti
virtual reality juga memonitor kegiatan pengguna. Misalkan, kacamata khusus (google) melacak
bagaimana bola mata pengguna bergerak dan meresponnya dengan mengirimkan masukan video baru.

Istilah virtual reality kadang digunakan lebih umum untuk menyebut dunia virtual yang
direpresentasikan dalam komputer, meskipun hanya berbasis representasi teks dan grafik.

Sarung tangan dan body wrap yang dikendalikan komputer dapat menstimulasi rasa sentuhan pada
tubuh manusia seolah mereka saling bersentuhan.

Virtual goggles merupakan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer. Kebanyak berupa virtual
experiences, ditampilkan di layar komputer atau lensa stereoscopic display. Beberapa system yang
sudah maju dilengkapi dengan efek yang tidak kelihatan namn dapat dirsakan, ini yang disebut dengan
force feedback. Pengguna dapat berinteraksi dengan lingkungan maya-nya melalui perangkat input
seperti keyboard dan mouse atau melalui perangkat elektronik lain seperti sarung tangan elektronik,
bahu tangan virtual atau treadmill gerak putar, seperti kursi film 3D yang bergerak sesuai dengan
gambar film.

Virtual goggles (virtual reality) punya varian lain yang disebut Spatially Immersive Displays. Prinsipnya
pada sebuah ruang di semua sisinya dipasang layar flat lebar sehingga seluruh jangkauan pandang
manusia di dalam ruang tersebut tertutupi oleh tampilan objek yang disimulasikan. Hasilnya, orang akan
merasa benar-benar berhadapan dengan objek tersebut. Contohnya adalah simulasi untuk melakukan
testing terhadap desain sebuah bangunan yang akan direalisasikan misalnya mal, stasiun kereta, hotel, dan lain-lain.
Pada VR berbasis simulasi contohnya adalah simulasi berkendaraan. Simulator terdiri dari beberapa
sistem yaitu visual jalan raya lengkap dengan tanjakan, lobang jalan dan lampu lalu lintas. Kendali
perangkat yang sangat mirip dengan mobil nyata, serta sensor-sensor penunjang. Pendek kata, orang
yang mengendarai mobil simulasi akan merasakan kondisi yang sama persis ketika di jalan raya yang
sebenarnya. Termasuk jika dia melewati jalan berlobang akan juga merasakan goncangan.

Sumber : https://bingo.co.id/