Mahasiswa PBSI Kembali Boyong 2 Piala Nasional

Mahasiswa PBSI Kembali Boyong 2 Piala Nasional

Mahasiswa PBSI Kembali Boyong 2 Piala Nasional

Mahasiswa PBSI Kembali Boyong 2 Piala Nasional
Mahasiswa PBSI Kembali Boyong 2 Piala Nasional

Hasil tidak akan mengkhianati proses” merupakan sebuah pepatah yang rasanya memang benar adanya.

Pepatah tersebut menjadi sihir bagi mereka yang mengikuti lomba Festival Literasi Uhamka (FLU) jilid tiga (3) tahun 2019 yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta.

Rangkaian lomba nasional di event ini antara lain: membaca puisi, musikalisasi puisi, menulis esai, menulis cerpen, menulis naskah drama pendek, dan pentas drama pendek, tingkat siswa maupun mahasiswa. Dengan rentang pelaksanaan antara 21-23 Maret 2019 kemarin.

Dan untuk ketiga kalinya, sabtu (23/03/2019), mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku), kembali memboyong predikat juara, yaitu juara satu (1) lomba menulis esai dan juara dua (2) membaca puisi. Predikat juara itu masih dipegang oleh pemenang lomba FLU jilid 2 tahun 2018 yang lalu yaitu saudara Muhammad Saepudin (Lomba Menulis Esai) merupakan mahasiswa semester empat (4) dan Dede Rudiansah (Lomba Membaca Puisi) mahasiswa semester enam (6). Kedua mahasiswa yang kembali menorehkan prestasi nasional itu, berasal dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku).

Ketika menerima kabar tersebut, Ketua Program Studi (Kaprodi) PBSI Ifah Hanifah, M.Pd.,

mengucapkan, rasa syukur dan pesan kepada para mahasiswanya yang kembali berhasil menorehkan prestasi di event FLU Jilid 3 tahun 2019 tersebut.

“Saya tentu senang mendengarnya dan tidak henti-hentinya mengucapkan syukur alhamdulillah. Hal itu karena saya yakin bahwa apa yang dicapai mahasiswa saya selain karena ikhtiar mereka, juga karena ridho dari Allah swt. Dan bahkan hal itu adalah faktor utama. Selain itu saya berpesan untuk mahasiswa PBSI khususnya, dan mahasiswa Uniku pada umumnya adalah untuk terus berusaha menjadi lebih baik, minta selalu, Allah selalu menemani langkah kalian. Titipkan semua hal padaNya agar jika menang atau sukses tak membuat kita sombong dan ketika gagal tak membuat kita kecewa dan menyerah,” tuturnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Kaprodi PBSI, Saepudin yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa

(Hima) PBSI yang baru, mengungkapkan, rasa syukur atas anugerah yang didapatnya di lomba menulis esai FLU tahun ini.

“Sebenarnya saya tidak percaya tulisan esai saya tembus juara satu (1) lagi, saya sangat bersyukur sekali. Terutama untuk Ibu dan Bapak saya, saya persembahkan prestasi ini untuk mereka berdua. Karena tanpa doa-doanya, saya mungkin tidak akan mendapatkan prestasi ini. Selain itu, saya juga senang dan haru, karena saya masih bisa memberikan prestasi untuk UNIKU, khususnya Prodi PBSI FKIP,” ujarnya.

 

Baca Juga :