Ribuan Siswa Millenial Siap Meriahkan Pentas Pendidikan Agama Islam di Makassar

Ribuan Siswa Millenial Siap Meriahkan Pentas Pendidikan Agama Islam di Makassar

Ribuan Siswa Millenial Siap Meriahkan Pentas Pendidikan Agama Islam di Makassar

Ribuan Siswa Millenial Siap Meriahkan Pentas Pendidikan Agama Islam di Makassar
Ribuan Siswa Millenial Siap Meriahkan Pentas Pendidikan Agama Islam di Makassar

Kementerian Agama (Kemenag) kembali menggelar Pentas Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam

(Pentas PAI) Tingkat Nasional. Gelaran ke-9 ini akan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, 9-14 Oktober 2019.

Pentas PAI dijadwalkan akan dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada 10 Oktober mendatang.

“Kegiatan ini akan diikuti lebih kurang 1.500 peserta dan official dari siswa SD, SMP, SMA dan SMK seluruh Indonesia,” terang Direktur Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana di Makassar, Senin (7/10).

Menurut Rohmat, pembukaan Pentas PAI ke IX ini akan digelar di Asrama Haji

Debarkasi Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Sejumlah penampilan seni dan drama bertema Keberagamaan Generasi Milenial yang Moderat sudah disiapkan.

Rohmat berharap, Pentas PAI mampu menciptakan tradisi kegiatan keagamaan peserta didik yang relevan dan kontekstual. Para peserta yang mayoritas adalah pengurus organisasi Rohis (Rohani Islam) di sekolah masing-masing, juga mendapatkan pengalaman bagaimana seharusnya cara ber-Islam yang moderat.

“Gairah keagamaan remaja harus disalurkan sesuai dengan proporsi dan tahapan usianya dengan aktifitas yang membawa kebaikan (maslahah) bukan aktifitas yang mendatangkan banyak kerusakan (mafsadat),” imbuh Rohmat.

Pentas PAI didesain untuk internalisasi nilai-nilai ajaran Islam sehari-hari

yang dikemas dalam bentuk lomba. Ada 10 jenis lomba, yaitu: Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Quran (MTQ), Lomba Pidato PAI (LP-PAI), Lomba Kaligrafi, Lomba Seni Nasyid, Lomba Debat PAI,Lomba Kreasi Busana, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami, dan Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja PAI.

“Ide-ide pluralisme akan masuk dalam tema-tema perlombaan seperti dalam lomba pidato, debat, nasyid, dan cerdas cermat,” kata Rohmat

Rohmat berharap, ajang kompetisi keterampilan dan seni pendidikan agama Islam yang diikuti siswa siswi terbaik se Indonesia ini berjalan lancar.

 

Sumber :

https://mybelmont.belmontcollege.edu/ICS/Academics/ADN/ADN__2140C/2018_SG-ADN__2140C-02A/Blog_4.jnz?portlet=Blog_4&screen=View+Post&screenType=next&Id=eeb2f7bb-92d1-4ecb-840f-b9301671d4f7