Kasus Stunting Menyebar di 10 Desa Wilayah Sampang

Kasus Stunting Menyebar di 10 Desa Wilayah Sampang

Kasus Stunting Menyebar di 10 Desa Wilayah Sampang

Kasus Stunting Menyebar di 10 Desa Wilayah Sampang
Kasus Stunting Menyebar di 10 Desa Wilayah Sampang

Kasus stunting di Kabupaten Sampang, Madura, semakin meluas hingga menyebar ke 10 desa

di beberapa kecamatan. Di antaranya Desa Banyumas, Gunung Maddah, Gunung Kesan, Karang Anyar, Tapaan, Penyanggaan, Jrengik, Mandangin, Tanah Merah dan Pacangan.

“Sepuluh desa yang terdampak kasus stunting itu perlu perhatian khusus dari pemerintah Kabupaten Sampang,”kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Agus Mulyadi, Kamis (9/5/2019).

Lebih lanjut Agus menjelaskan, faktor utama kasus stunting yakni kekurangan gizi kronis

sejak janin dalam kandungan sampai masa awal bayi lahir. Kondisi tubuh anak terlihat jauh lebih pendek dari pada anak seusia. Demi menjaga perkembangan masa depan masyarakat, pihaknya mengaku akan terus memerhatikan pertumbuhan serta memberikan asupan gizi khususnya kepada remaja putri. Sebab, remaja putri inilah yang perlu dijaga kesehatanya khususnya menangulanggi masalah stunting.
Baca Juga:

FKM Unair-Pemkab Probolinggo Kerjasama Atasi Stunting
Atasi Stunting, Pemkab Kediri Segera Bentuk Payung Hukum KPM
Gandeng PKK, Banyuwangi Sepakat Perangi Stunting
Pemerintah Bojonegoro Diminta Serius Atasi Masalah Stunting

“Sampai saat ini, remaja putri yang terdeteksi menderita anemia

(kekurangan darah,red) di wilayah Sampang mencapai sekitar 65 persen. Bagaimana mungkin seorang ibu dapat menghasilkan produk yang baik jika mengalami anemia, sehingga kami berupaya turun tangan untuk mengatasinya,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://www.quibblo.com/story/Dbfv-kjR/Marriage-Invitations