Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu
Pengambilan Keputusan Kelompok vs Individu

Thorndike (1938) menyimpulkan bahwa pemecahan masalah

yang diperoleh dari keputusan kelompok terbukti lebih efektif. Pengambilan keputusan yang dilakukan dalam kelompok lebih baik daripada dilakukan oleh individu karena interaksi antar anggota kelompok dapat menghasilkan suatu gagasan atau ide yang sebelumnya tidak terpikir oleh anggota yang lainnya (Falk & Johnson, 1977, Hall & Wiliams, 1966). Selain itu, hasil pemikiran yang diperoleh akan lebih mendalam dan ingatan akan fakta dan kejadian yang lebih akurat, (jd misalnya ada hal yg kita lupa sdangakan anggota kelompok kita ada yg ingat itu khn jdnya ia bs mengingatkan kita). Alasan-alasan lain kenapa kelompok menghasilkan

keputusan yang lebih baik daripada individu adalah sebagai berikut:

  1. Kelompok mempunyai motivasi yang lebih tinggi untuk mencapai tujuan.
  2. Kelompok mengambil keputusan yang lebih beresiko daripada individu. (biasanya kan kputusan yg lbih baik itu jg ada resiko yg lebih bsar, nah kalo di dlm kelompok khn meskipun resiko yg d dpt itu bsar tp resiko itu khn d tanggung scr bersama2 oleh kelompok, jdx akan terasa lebih ringan.)
  3. Keterlibatan dalam pengambilan keputusan kelompok akan meningkatkan komitmen anggotanya dalam melaksanakan keputusa kelompok tersebut.
  4. Keterlibatan dalam pengambilan keputusan dalam kelompok memungkinkan terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan keputusan.
  5. Perbedaan yang ada dalam keanggotaan merupakan sumber daya yang bervariasi.
  6. Dalam diskusi secara langsung dapat meningkatkan kualitas dan kreativitas para anggotanya dalam berargumen.

v  Dukungan Sosial

Selama tugas yang didapat itu cukup sederhana dan cukup dipelajari, maka keberadaan orang lain di sekitar kita bisa membuat prestasi kita mengalami peningkatan. Tetapi jika tugasnya itu sulit atau kompleks, maka adanya orang disekitar kita bisa membuatprestasi kita mengalami penurunan. Suatu keputusan akan lebih efektif jika diputuskan dalam kelompok daripada diputuskan oleh individu karena dalam kelompok, antar anggota kelompok akan saling bekerja sama dan memberi dukungan. Hal tersebut bisa menghasilkan dorongan dan mengurangi persaingan dan kecemasan akan penilaian dari orang lain.

v  Pertentangan dalam Kelompok

Pertentangan dalam kelompok adalah kecenderungan suatu kelompok untuk membuat keputusan yang lebih ekstrim dibanding dengan usulan-usulan atau pemikiran-pemikiran anggotanya (Brauer, Judd, & Jacquelin, 2001; Moscovici & Zavalloni, 1969). Dampak pertentangan dalam kelompok ada 3, yaitu:

  1. Pengaruh normatif: kelompok bertentangan karena anggotanya ingin memberikan kesan yang baik kepada anggota yang lain. Oleh karena itu mereka saling membandingkan pendapat mereka dan menguatkan pendapat mereka agar lebih bisa meyakinkan kelompok.
  2. Pengaruh informasi: kelompok  bertentangan karena anggota kelompok mendapatkan informasi baru yang bisa mengubah pendapat awal mereka (Kaplan & Miller, 1987) dan anggota kelompok dihadapkan pada argumentasi yang pesuasif (Burnstein & Vinokur, 1977; Isenberg, 1987).
  3. Pengakuan sosial: kelompok bertentangan karena individu ingin dianggap dan diakui sebagai anggota kelompok (Isenberg, 1986; Kaplan & Miller, 1987).

Sumber : https://topsitenet.com/article/213043-understanding-and-examples-of-explanatory-texts/