Inflasi Jabar Triwulan I 2017 Terkendali

Inflasi Jabar Triwulan I 2017 Terkendali

Inflasi Jabar Triwulan I 2017 Terkendali

Inflasi Jabar Triwulan I 2017 Terkendali
Inflasi Jabar Triwulan I 2017 Terkendali

BANDUNG–Bank Indonesia (BI) Jabar memprediksi inflasi Jabar masih

akan terkendali pada rentang target 4% plus minus 1, walau mencatatkan kenaikan pada triwulan sebelumnya.

Inflasi Jabar pada triwulan I 2017 tercatat sebesar 3,37%, meningkat dibandingkan triwulan IV 2016 sebesar 2,75% (yoy).

“Namun realisasi ini masih lebih rendah dibandingkan rata-rata historis

inflasi triwulan I (2012-2016) sebesar 5,11% (yoy),” ujar Wiwiek SW, Kepala Perwakilan BI Jabar, Kamis (8/6).

Peningkatan inflasi masih didorong oleh kelompok administered price, seperti cukai rokok, dan tarif listrik untuk golongan 900 VA. Lalu juga akibat momen Ramadhan dan Idul Fitri yang mengerek kenaikan harga kebutuhan pokok.

“FKPI dan forum ulama bersama Pemprov Jabar terus mengimbau

kepada masyarakat untuk bijak berbelanja, sehingga dapat menekan inflasi, disisi lain dilakukannya OP dengan Bulog,” ujarnya.

Ia mengatakan inflasi Jabar pada tahun 2017 diperkirakan masih aman namun tetap ada risiko dari kenaikan harga administered price dan volatile food yang mesti diwaspadai. Juga risiko dari peningkatan harga minyak akibat dampak dari memanasnya politik di Qatar dan Timur Tengah. jo

 

 

Sumber :

https://www.shorturl.at/dnST9